It was the best MotoGP race of the year.
Kalo lo jadi Hayden, what would you do?
Juara dunia MotoGP udah di depan mata.
Tinggal selangkah lagi.
But it just slipped through his fingers...
Dan penyebabnya ngga lain adalah rekan se-tim-nya sendiri!
Sakit bgt ngga sih?
Untungnya Rossi ngga P1.
Selisih 8 poin. Meski tipis masih ada harapan.
Skenarionya, di GP terakhir di Valencia nanti Hayden P1, Rossi maksimal P3.
It's every rider's wildest dream, right?
And it was just one breath away.
When suddenly...
Your friend...
Life fools.
Life fools you like GP Portugal.
[BGM: gravity - Luna Sea)
Sunday, October 15, 2006
Monday, October 9, 2006
GP Suzuka
Thank God ada F1 GP Suzuka kemarin.
Lumayan bikin hidup lebih hidup lagi. (^o^)
Very thrilling.
Kabarnya Minggu kemarin itu GP F1 terakhir di Suzuka.
Tahun depan GP Suzuka udah ga ada.
MotoGP udah ga ada di Suzuka, sekarang F1.
Well, GP Suzuka yang akan selalu gw inget adalah:
1. MotoGP 2002
Daijiro Kato meninggal dunia di sana.
A young handsome talented rider died in his homeland...
Sebuah kematian tragis yang membawa Sete Gibernau - rider kedua Honda Telefonica MoviStar -
berkilau di tahun itu dan at least 2 tahun berikut.
Itu jg awal gw tertarik nonton MotoGP.
[Tp skrg udah ga gitu tertarik lg]
2. F1 2005
Alonso meng-overtake Msc di lintasan 250.
Unforgettable moment!! IMHO sih, that was the best overtake of the year.
Sayangnya ga masuk itungan best overtake di majalah F1 Racing krn
pollingnya ditutup sblm GP Suzuka.
3. F1 2006
Ferrari-nya Msc engine failure, dan Alonso meng-overtake.
What a drama!!
Mustinya ini jadi The Best Moment of The Year.
Tapi buat penggemar Ferrari sih itu bukan the best moment sih ya.
Jd rada ga adil.
(BGM: Harmonia - RYTHEM, Naruto 2nd ed)
Lumayan bikin hidup lebih hidup lagi. (^o^)
Very thrilling.
Kabarnya Minggu kemarin itu GP F1 terakhir di Suzuka.
Tahun depan GP Suzuka udah ga ada.
MotoGP udah ga ada di Suzuka, sekarang F1.
Well, GP Suzuka yang akan selalu gw inget adalah:
1. MotoGP 2002
Daijiro Kato meninggal dunia di sana.
A young handsome talented rider died in his homeland...
Sebuah kematian tragis yang membawa Sete Gibernau - rider kedua Honda Telefonica MoviStar -
berkilau di tahun itu dan at least 2 tahun berikut.
Itu jg awal gw tertarik nonton MotoGP.
[Tp skrg udah ga gitu tertarik lg]
2. F1 2005
Alonso meng-overtake Msc di lintasan 250.
Unforgettable moment!! IMHO sih, that was the best overtake of the year.
Sayangnya ga masuk itungan best overtake di majalah F1 Racing krn
pollingnya ditutup sblm GP Suzuka.
3. F1 2006
Ferrari-nya Msc engine failure, dan Alonso meng-overtake.
What a drama!!
Mustinya ini jadi The Best Moment of The Year.
Tapi buat penggemar Ferrari sih itu bukan the best moment sih ya.
Jd rada ga adil.
(BGM: Harmonia - RYTHEM, Naruto 2nd ed)
Sunday, October 8, 2006
Life Goes Like GP Suzuka
F1 seri Suzuka emang selalu menegangkan n unforgettable!!
GP Suzuka tahun inipun begitu.
That's life.
Hidup itu memang seperti yang diperlihatkan Alonso hari Minggu kemarin.
Dari P5 di starting grid, ke P4, P3, P2.
Dengan team ordernya, MSC P1.
It all seemed to be over for Alonso.
Tapi siapa sangka Ferrari-nya MSC bisa engine failure?
And Alonso was right behind him.
He went P1.
Kalo Alonso gagal melewati Massa selepas pit,
dan Massa tetep P2, hasil akhir bisa berbeda.
But he fought for P2.
So that when P1 slipped through Schummi's hands,
he was right behind to grab it.
That's life.
Berjuang, never give up, do the best.
Hingga pada suatu detik,
when the opportunity pops up,
we're right behind it - ready to grab it.
Tidak siap menyambut keberuntungan adalah kerugian terbesar.
Dan seringkali gw mengalaminya.
It's not that opportunity never comes.
It comes quite often.
It's just sometimes we're not ready to take it.
GP Suzuka kemarin bener2 an eye-opener buat gw.
GP Suzuka tahun inipun begitu.
That's life.
Hidup itu memang seperti yang diperlihatkan Alonso hari Minggu kemarin.
Dari P5 di starting grid, ke P4, P3, P2.
Dengan team ordernya, MSC P1.
It all seemed to be over for Alonso.
Tapi siapa sangka Ferrari-nya MSC bisa engine failure?
And Alonso was right behind him.
He went P1.
Kalo Alonso gagal melewati Massa selepas pit,
dan Massa tetep P2, hasil akhir bisa berbeda.
But he fought for P2.
So that when P1 slipped through Schummi's hands,
he was right behind to grab it.
That's life.
Berjuang, never give up, do the best.
Hingga pada suatu detik,
when the opportunity pops up,
we're right behind it - ready to grab it.
Tidak siap menyambut keberuntungan adalah kerugian terbesar.
Dan seringkali gw mengalaminya.
It's not that opportunity never comes.
It comes quite often.
It's just sometimes we're not ready to take it.
GP Suzuka kemarin bener2 an eye-opener buat gw.
Subscribe to:
Posts (Atom)