Tuesday, May 15, 2012

Rumah Apung Ala Negeri Tulip

Menjadi negara kecil berpenduduk cukup padat dengan area yang mengemban resiko naiknya permukaan air laut sebagai dampak perubahan iklim, tidak membuat Belanda terbelenggu kreatifitasnya. Kincir telah lama menjadi bukti nyata bagaimana Belanda mampu memutar ketidakberuntungan menjadi inovasi yang memesona.

Salah satu inovasi yang juga menarik dari negeri tulip itu adalah bangunan mengapungnya (floating amphibious houses). Berbagai konsep rumah apung membuat saya terkesima.

Kota Maasbommel di provinsi Gelderland telah menjadi pionir bagi hadirnya rumah amfibi ini. Rumah dengan konsep fondasi yang unik yang memungkinkannya bertahan bila permukaan Sungai Maas meninggi. Mereka tidak bisa menampik kemungkinan tersebut dan alih-alih menyerah dibuatlah rumah-rumah yang siap mengapung bila bandang datang.

Rumah amfibi di Maasbommel
Konsep ilustrasi apartemen apung dari Waterstudio

IJburg adalah proyek lainnya. Berada di area Danau IJ, di timur Amsterdam, area ini dibangun di atas pulau buatan. Konsep rumah apung pun diterapkan di sana. Fondasi apung ini pada dasarnya berupa landasan beton mengambang yang disangga pilar kokoh yang membuatnya stabil sambil menyesuaikan dengan tinggi permukaan air. Karena rumah di IJburg dibangun di atas air, menarik juga bagaimana di sana kita akan membeli petak air dan bukannya tanah ya ^_^.

IJburg dalam pembangunan, 2004
Rumah apung IJburg
Tak hanya rumah, imaji liar para desainer dan pengembang Negeri Kincir itu tak berhenti di situ. Mereka juga mengimpikan taman apung di perairan Belanda. Ya, dengan semakin berkurangnya lahan untuk bercocok tanam, dengan probabilitas terendam air di masa datang, sudah pasti Belanda tidak ingin kehilangan padang tulip mereka. Impian besar itu terus dipupuk untuk berusaha diwujudkan.

Berdirinya rumah apung di perairan Belanda tentunya menimbulkan tantangan lain. Di antaranya dengan semakin banyaknya rumah, cahaya matahari tidak dapat menembus air yang mungkin akan mengganggu ekosistem dalam air. Akan tetapi, dengan semakin majunya ilmu pengetahuan dan teknologi, kita bisa yakin solusi atas masalah tersebut akan dapat dihadirkan.

Inovasi-inovasi bidang arsitektur di Belanda ini bisa jadi acuan studi banding. Mengingat semakin seringnya Jakarta didera banjir, mungkin menyenangkan juga ya kalau kita punya rumah amfibi dengan floating foundation seperti di Maasbommel.

***

Posting ini dibuat untuk Kompetiblog Studi Belanda 2012.

Sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Maasbommel
http://en.wikipedia.org/wiki/IJburg
http://www.npr.org/templates/story/story.php?storyId=18480769
http://www.expatica.com/nl/housing/where_to_live/IJburg-_-living-on-the-water_13982.html
http://inspirationgreen.com/floating-homes.html
http://www.bowcrest.com/dutch-barge-specialists/index.php/floating-homes/ijburg/
http://www.expatica.com/nl/housing/where_to_live/The-Dutch-make-peace-with-the-water_14912.html

3 comments:

  1. woowwww...wonderful n amizing places...i like it.greeting...

    ReplyDelete
  2. Wah infonya sangat menarik... thx ya sob :)


    #happy blogging

    ReplyDelete

Your say..

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails